Kesempatan itu,ku raih. Mungkin bisa dibilang cukup beruntung. Walau banyak sudah lubang ditembok ku buat lalu ku cabut. Tapi mereka? Hanya menutupnya dg sebuah plaster. Kenapa? Karna tak ingin aku menancapkan lubang yg sama. Lalu? Mereka ingin ku pergi mengambil kesempatan akhir. Tapi ku yakin,utk memulainyapun akan melewati lubang yg lika liku. Mencekam memang. Namun,utk memulainya kembali,tak masalah bukan? Disini aku memulainya.... (lagi)...
✍ dindyaugust
Tidak ada komentar:
Posting Komentar